Aspek dan Lingkup Teknik Budidaya Tanaman

Aspek dan Lingkup Teknik Budidaya Tanaman


A. Aspek Budidaya

Aspek budidaya tanaman mencakup tiga aspek pokok, antara lain yaitu:
1) Aspek pemuliaan tanaman
2) Aspek fisiologi tanaman
3) Aspek ekologi tanaman
Ketiga aspek tersebut merupakan suatu gugus ilmu tanaman (crop science) yang langsung berperan penting terhadap budidaya tanaman serta sekaligus terlihat pada produksi tanaman.

Hasil pemuliaan tanaman, berupa varietas yang mempunyai berbagai sifat unggul. Namun sifat unggul tersebut hanya akan muncul apabila teknik budidaya yang dilaksanakan sesuai dengan sifat yang diinginkan oleh varietas unggul tersebut. Atau bisa dikatakan bahwa keberhasilan dalam penggunaan varietas unggul ini sangat tergantung pada bagaimana pelaku budidaya sudah melaksanakan tindak budidayanya secara tepat atau benar.

Peningkatan produksi pangan tidaklah hanya terfokus mengandalkan penemuan-penemuan varietas-varietas baru yang memiliki kelebihan-kelebihan tertentu saja, akan tetapi juga harus memperbaiki metoda ataupun teknik budidayanya dan mengusahakan cara bercocok tanam yang benar. Pemulia tanaman terus menerus berupaya untuk menghasilkan berbagai modifikasi keunggulannya agar mencapai peningkatan kebutuhan manusia terhadap pangan.

Selain itu, aspek fisiologis dalam teknik budidaya tanaman mencakup segenap kelakuan tanaman dari taraf benih sampai dengan taraf panen. Ekologi tanaman ialah seluruh faktor diluar tanaman utama (baik itu biotik maupun abiotik) yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Aspek dan Lingkup Teknik Budidaya Tanaman

B. Lingkup Budidaya Tanaman

Lingkup dari budidaya tanaman terdiri atas berbagai bidang ilmu, antara lain yaitu:
1) Pemuliaan tanaman
2) Teknologi benih
3) Pengolahan
4) Teknik budidaya
5) Pengendalian hama, penyakit dan gulma
6) Pemanenan

Semua lingkup budidaya tanaman berada dalam konteks yang padu satu sama lain serta memiliki hubungan timbal balik yang sangat erat. Kegiatan budidaya tanaman sendiri mengandung 3 faktor utama, antara lain yaitu:
1)    Tanaman
2)    Lingkungan tumbuh atau lapang produksi serta teknik budidaya atau pengelolaan
3)    Produk tanaman

Tanaman pertanian ialah tumbuh-tumbuhan yang dikelola oleh manusia pada batas tingkatan tertentu. Jumlah spesies tanaman yang termasuk ke dalam tanaman pertanian ini sangatlah banyak, yaitu mencapai 20.000 spesies lebih. Faktor meningkatnya peradaban dan kebudayaan manusia dan juga pemenuhan kebutuhan pangan, sandang dan papan turut serta akan menambah jumlah spesies yang termasuk kedalam tanaman pertanian ini.

Setidaknya tanaman mengalami dua tahap perkembangan, yakni tahap perkembangan vegetatif dan perkembangan reproduktif. Tahap perkembangan vegetatif mencakup perkecambahan benih, pemunculan dan pertumbuhan bibit serta menjadi tanaman dewasa. Sementara tahap perkembangan reproduktif mencakup pembentukan bunga, pembentukan, pemasakan dan juga pematangan biji.

Selain itu lingkungan tumbuh tanaman bisa digolongkan kedalam dua lingkungan, yaitu lingkungan abiotik dan lingkungan biotik. Lingkungan abiotik yaitu berupa tanah atau medium/substrat lainnya dan iklim/cuaca, sedangkan lingkungan biotik yaitu berupa makhluk hidup lainnya.

Tanah atau medium/substrat merupakan pemasok hara dan air yang dibutuhkan oleh tanaman selain sebagai tempat hidup komponen biotik, baik itu yang menguntungkan ataupun yang merugikan. Sementara itu iklim terdiri dari unsur-unsur seperti udara, suhu, angin, hujan, kelembaban udara, dan cahaya matahari.

Sementara itu lingkungan biotik meliputi hama, penyakit dan juga gulma yang merugikan serta makhluk lainnya yang menguntungkan tanaman. Lingkungan tumbuh yang baik akan memungkinkan produksi tanaman yang baik pula. Tanaman dengan lingkungan tumbuhnya saling berinteraksi dan saling mempengaruhi satu sama lain.

0 comments

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai dengan topik pembahasan, terima kasih.